Blog

Tips Mengatasi Anak yang Mudah Marah

Anak yang mudah marah atau ngambekan memang dapat sangat menjengkelkan, membuat frustrasi dan dapat mengikis kesabaran kita sebagai orang tuanya. Alih-alih menenangkan atau membantu anak-anaknya untuk bisa mengendalikan amarahnya, banyak orang tua justru kerap melakukan kesalahan dengan sengaja membiarkannya, balik memarahinya, menghukumnya, bahkan hingga melakukan kekerasan fisik untuk sekadar membuatnya diam.

Adalah kewajiban kita sebagai orangtua agar bisa menenangkan anak anak kita apabila sedang marah. sehingga mereka dapat memahami dengan sendiri kesalahannya dan belajar dari teladan kita bagaimana cara yang benar untuk mengatasi emosinya.

Berikut ini beberapa tips yang dapat digunakan oleh para orang tua tentang bagaimana membantu meredakan emosi anak-anak yang sedang marah, sehingga dengan sendirinya mereka dapat memiliki kemampuan untuk mengendalikan amarahnya:

  1. Peka mengenali perasaan anak

Mulailah dengan memahami perasaan dan kebiasaan si anak. Kenalilah kesukaan dia akan sesuatu, memahami apa yang ingin atau tidak ingin dia lakukan, jadwal jam tidurnya, dan sebagainya. Ketika orang tua berusaha mengenalkan sesuatu hal yang baru kepada anak-anaknya, hindarilah dengan cara memaksa, tawarkanlah mereka untuk memilih atau lakukanlah dengan cara perlahan sebagai bentuk pembiasaan, sehingga bila anak sudah terbiasa dan menyukainya, maka dia tidak perlu lagi kita paksa untuk melakukannya.

  1. Komunikasi yang baik

Bangunlah komunikasi yang hangat dengan anak-anak kita, jangan membuat jarak dengan mereka, anggaplah anak-anak sebagai sahabat kita begitu pula sebaliknya. Yakinlah, ketika komunikasi dengan anak sudah bisa terjalin dengan baik, maka anak-anak bisa mengetahui bagaimana cara yang tepat untuk menyampaikan aspirasinya.

  1. Memeluknya

Pelukan serta belaian kasih sayang dari orang tuanya sangat mereka harapkan. Oleh karena itu, biasakanlah memeluk mereka atau menciumnya dengan tulus ketika akan berangkat bekerja atau ketika mereka sakit. Cara ini terbukti ampuh untuk menenangkan perasaan mereka.

  1. Memberikan larangan yang logis

Kita sebagai orang tua kita wajib memberikan alasan yang logis kepada anak kita mengapa kita melarangnya melakukan sesuatu. Bila itu menyangkut hal yang dapat membahayakan dirinya, maka kita wajib menjelaskan resiko-resiko yang dapat terjadi bila dia memaksa untuk melakukannya.

  1. Memberikan teladan

Bila kita menginginkan anak-anak kita dapat mengendalikan emosi mereka, maka kita harus berusaha menahan diri ketika akan marah atau kita bisa meluapkan kemarahan kita tidak di hadapan anak secara langsung.Jadi kita sebagai orangtua bisa memberikan teladan yang baik kepada anak anak kita bagaimana cara mengatasi emosi.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *